hai tuan hujan . seperti biasa , ada banyak sekali kisah yang dibawa dalam setiap tetesnya . terkadang ia datang membawa cerita masa lalu , dan sesekali ia datang untuk memberi cerita baru .
musim lalu aku punya cerita panjang seiring dengan banyak nya derai hujan yang menerpaku setiap malamnya . ingin sekali menghentikan waktu sejenak dan menyimpannya agar bisa selalu kuulang , tapi sang waktu tidak pernah mau menunggu . ketika aku mulai terbuai dengan pesonanya , mulai terbiasa dengan sapaannya , sang waktu mengajaknya pergi dan menggantinya dengan kemarau yang kejam .
bersama kemarau , perlahan aku berjalan menjauh dari genggaman cerita indah musim hujan . membawaku sendiri tanpa arah bersama kerikil yang menjadikannya perih . seakan menempaku dengan gelapnya cahaya penuh luka . semacam tertatih , aku mencoba mencari jalan ku sendiri . bersama kemarau ini , aku membuka mata hati dan semua yang masih tertidur oleh belaian tetes hujan
setahun berjalan , tuan hujan telah kembali datang . aku menyambutnya bagai bunga mawar yang haus akan embun pagi . kedatangannya selalu membawa ku melayang bersama memori masa lalu , seolah menyejukkan perihnya kemarau dengan peluknya . ia membawa lelahku menghilang , menyeka setiap darah hatiku yang mulai mengering . tuan hujan telah datang dengan kisah baru . akhirnya , cukuplah untukku bermimpi dalam setiap bayangan semu hingga aku terbangun oleh pisau kenyaataan .
bersama derai hujan , aku mengikhlaskan semua yang pernah terjadi . dalam tiap tetesnya , aku menyimpan semua kisah dan membiarkannya larut bersama sang waktu . hingga saatnya tuan hujan akan datang membawa cerita baru musim ini .
musim lalu aku punya cerita panjang seiring dengan banyak nya derai hujan yang menerpaku setiap malamnya . ingin sekali menghentikan waktu sejenak dan menyimpannya agar bisa selalu kuulang , tapi sang waktu tidak pernah mau menunggu . ketika aku mulai terbuai dengan pesonanya , mulai terbiasa dengan sapaannya , sang waktu mengajaknya pergi dan menggantinya dengan kemarau yang kejam .
bersama kemarau , perlahan aku berjalan menjauh dari genggaman cerita indah musim hujan . membawaku sendiri tanpa arah bersama kerikil yang menjadikannya perih . seakan menempaku dengan gelapnya cahaya penuh luka . semacam tertatih , aku mencoba mencari jalan ku sendiri . bersama kemarau ini , aku membuka mata hati dan semua yang masih tertidur oleh belaian tetes hujan
setahun berjalan , tuan hujan telah kembali datang . aku menyambutnya bagai bunga mawar yang haus akan embun pagi . kedatangannya selalu membawa ku melayang bersama memori masa lalu , seolah menyejukkan perihnya kemarau dengan peluknya . ia membawa lelahku menghilang , menyeka setiap darah hatiku yang mulai mengering . tuan hujan telah datang dengan kisah baru . akhirnya , cukuplah untukku bermimpi dalam setiap bayangan semu hingga aku terbangun oleh pisau kenyaataan .
bersama derai hujan , aku mengikhlaskan semua yang pernah terjadi . dalam tiap tetesnya , aku menyimpan semua kisah dan membiarkannya larut bersama sang waktu . hingga saatnya tuan hujan akan datang membawa cerita baru musim ini .
akan selalu indah untuk dikenang . aku ikhlas :)
rizky rahmansyah basnur menyukai post ini
BalasHapusterimakasih untuk rizky rahmansyah basnur !
BalasHapus