Jumat, 06 April 2012

tak ternilai !

ini cuman sedikit cerita , sambil mengenang perjumpaanku dengan seorang bapa yang luar biasa . yap , sekitar setahun yang lalu saat ak mencari kesibukan yang jauh dari duniaku . menenangkan pikiran , hati dan segalanya yang membuatku jenuh . saat dimana ak nyaris kehilangan diriku , saat dimana akupun tak tahu lagi bagaimana menghadapi semuanya . saat sebelum akhirnya ak bisa berkata ak bahagia , seperti hari ini ..


hari itu ak tiba di tulungagung , sekedar transit sehari sebelum memulai perjalanan panjang esok hari . ak menghabiskan sehari ku disana untuk menyendiri . berjalan kemana kaki ini melangkah dan mencoba meruntutkan apa yang telah terjadi dan mana hal yang terlewatkan . berjalan sepanjang sungai di tengah kota hingga akhirnya ak duduk di pinggirannya melihat kendaraan yang lalu lalang , seketika membawa pikiranku semakin jauh melayang . sejuta tanya tentang kenapa , mengapa , bagaimana , semakin menyelimuti pikiranku . dan ak hanya bisa meyakinkan diriku bahwa semuanya akan baik-baik saja tanpa sebuah jawaban .
setelah itu , sepertinya tuhan mulai bantu ak .
keesokan harinya , ak bertemu seorang bapa yang menjadi partner ku dalam perjalanan ke pulau dewata . ak ingat sekali bagaimana dy memperlakukan ku seperti anaknya . beliau adalah seorang bapa yang menurutku masih berjiwa muda , ak bisa lihat dari bagaimana caranya bercerita . perawakannya yang masih "mbois" untuk bapa seusianya , mencerminkan masa mudanya yang sepertinya menarik .
dimulai dari perkenalan tentang siapa dy siapa ak , akhirnya membawa kita pada cerita-cerita yang lebih dalam . beliau banyak cerita panjang lebar tentang masa mudanya , ak hanya mengangguk diam meng-iya-kan . ak hanya bisa berfikir , kenapa yang beliau ceritakan sangat berhubungan dengan keadaanku saat itu . segala haru biru dan suka duka kenakalan remaja yang pernah ia lalui . ak semakin tertarik dengan segala bahasan yang beliau lontarkan . mulai cerita tentang cinta , tentang hati dan laki-laki . ak mulai merenung dalam senyum ku . sekelabat bayang-bayang masa lalu bermunculan silih berganti , sejuta pertanyaan mulai terlihat jawabannya . beliau juga menceritakan banyak hal tentang wanita , tentang anak muda dan dunia nya , serta bagaimana menghadapi hidup ini . entah apa yang ada di benaknya , beliau bener-bener menjawab semua yang ada dipikiranku tanpa ak harus bertanya lebih dalam . obrolan beliau membimbingku menuju titik yang semakin terang .
beberapa hari berselang , ak ingat saat malam itu sekitar jam 11 waktu daerah bali . kita duduk bersantai di pantai kuta sambil menikmati sebotol bir , segelas coklat dan beberapa snack . bulan purnama turut serta menemani dengan sinar terangnya , debur ombakpun ikut menghibur dengan tariannya . susana yang romantis . indah . ya , ak suka suasana seperti itu . dalam diam , pikiranku mulai bermain-main bersama kedamaian malam . tanya ku mulai memanggil dalam kosongnya hati . disitu , beliau banyak menjawab pikiran pikiran yang menghantuiku tanpa sedikit pun ak bertanya . entah bagaimana beliau bisa memulai , tapi itu semua ternyata benar . sesekali ak bertanya untuk memperjelas jawaban yang ak tidak bisa terima . ak mencoba mengingat-ingat segala mengapa dan bagaimana yang selalu menghantui , dan benar saja , semua terjawab . semua berhubungan dengan masa lalu ku yang membuat ku berada disana . masa lalu yang membuatku menyendiri dengan sejuta galau . dengan tatapan kosongku menatap ombak yang terus menari , saat itulah ak ga kuat nahan air mata karena omongannya yang ak akui itu sebagai kesalahan fatal . kesalahan masa laluku . ak sadar dan semua menjadi jelas .
ak berpikir , ini seperti mimpi . sulit dipercaya bahwa semua menjadi sejelas ini . disini . di tempat ini . bersama orang-orang yang mungkin ak ga akan bertemu lagi . entah kenapa , tuhan seperti merencanakan pertemuan ini . selama aku memendam segalanya yang ak rasakan sendirian , selama itu juga ak hilang tanpa arah . ketika ak berpikir tidak ada yang bisa menjawab semuanya , ternyata ak salah . tidak sekedar jawaban , tapi juga kekuatan . ak merasakan tamparan yang hebat sebelum akhirnya ak dibantu berdiri . seketika angin pantai semakin menusuk tulang . ak berbaring menatap cahaya bulan diantara bintang di langit , dalam diam dengan ribuan sesal dan jutaan syukur . terimakasih tuhan .
diujung waktu kami yang semakin menipis , dy berpesan pada ku tentang banyak hal . bagaimana ak harus menghadapi hidup ini sampai bagaimana ak harus bertahan menghadapi kerasnya jaman . dalam hati ak berjanji , untuk bangkit seperti yang ia ucapkan untuk mengingatkan ku agar selalu menjaga diriku dan bisa menjadi wanita yang kuat . seketika air mata mulai menggenang dalam tatapan kosongku menerawang langit . selalu belajar dan tidak terbawa dengan arus adalah pesan terakhirnya sebelum akhirnya kita menutup perjumpaan di Mcd Kuta yang menjadi sarapan penuh gizi dengan segala petuah-petuahnya . terimakasih Pak Bandi :)
tiba saatnya ak harus pulang , kembali ke kota dimana ak selalu jatuh bangun . kembali ke aktivitas tanpa batas yang kadang ak tak tau berguna atau tidak . di atas feri menuju pulau jawa , ak masih berfikir ini seperti mimpi . ada banyak makna yang ak dapat tanpa ak harus mencarinya . ak seperti disayang , ak seperti dijaga . ak merenung sembari menerawang dalam luasnya selat , tidak ada alasan untuk tetap rapuh . ak sudah tau jawabanku , ak punya kekuatan untuk tidak hanya berdiri namun juga berlari . bersama dengan Pulau Bali yang semakin terlihat kecil , awan putih dan birunya laut seperti memberi salam perpisahan . memberi kesan akan indahnya pulau yang tak akan pernah terlupa , dengan caranya menjamuku sebagai tamunya . terimakasih kalian semua . terimakasih Bali .

ya . hari ini saat ak menulis blog ini . ak bisa tertawa lebar sambil mengenang perjalan itu setahun lalu . memang hanya secuil kisah dimana ak berada di bawah roda yang tidak berputar dari banyaknya roda yang pernah ak lewati . tulisan ini sengaja ak buat , untuk mengenang bagaimana ak bisa seperti sekarang . untuk membuktikan bahwa ak sudah bangkit dan tersenyum mengingat segalanya bersama orang-orang luar biasa yang jauh dari hidupku . sejuta syukur dan terimakasih sekali lagi .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar